Putus Rantai Covid-19, Forkopimcam Kesugihan Razia Masker

Home / Berita / Putus Rantai Covid-19, Forkopimcam Kesugihan Razia Masker
Putus Rantai Covid-19, Forkopimcam Kesugihan Razia Masker Saat razia masker dan rapid test di Adipala dan Kesugihan. (FOTO: Pendim Cilacap for TIMES Indonesia)

TIMESGRESIK, CILACAP – Dalam memutus rantai Covid-19, Forkopimcam Kesugihan melakukan razia masker terhadap para pengunjung Pasar Kliwon dan Pasar Kuripan, Kecamatan Kesugihan. Seperi dilakukan Forkopimcam Adipala yang menggelar operasi masker dan rapid test di Pasar Pon Adipala, Cilacap, Jateng, Jumat (22/5/2020).

Kegiatan yang diikuti anggota TNI, Polsek, dinas instansi terkait, petugas kesehatan Puskesmas, Pramuka, serta Ormas Banser dan Pemuda Pancasila.

Saat-razia-masker-dan-rapid-test-di-Adipala-dan-Kesugihan-1.jpg

Di Kesugihan, kegiatan razia dipimpin Camat Kesugihan Basuki Priyo Nugroho, Danramil 06 Kesugihan yang diwakili Bati Tuud Pelda Turmadi, serta Kapolsek Kesugihan AKP Gunung Krido Wahono.

Sedangkan di Adipala dipimpin Camat Teguh Prastowo dan Bati Tuud Koramil Adipala.

Ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai persebaran Covid-19 yang sampai saat ini masih terus meningkat, sekaligus menumbuhkan rasa disiplin masyarakat sehingga mereka mempunyai kesadaran yang tinggi pentingnya menggunakan masker.

Selain razia masker, juga dilakukan rapid test kepada para pedagang maupun pengunjung.

Danramil 06 Kesugihan Kapten Inf Sueb melalui Bati Tuud Pelda Turmadi menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menggunakan masker saat berada di luar rumah maupun saat berkendara, dan sebisa mungkin menghindari keramaian serta tetap berpedoman pada protokol kesehatan penanganan Covid-19.

"Selain razia masker, kita juga lakukan rapid test terhadap warga. Juga kita imbau mereka untuk berpedoman pada protokol kesehatan penanganan Covid-19, seperti cuci tangan dan jaga jarak," ungkapnya.

Seperti halnya di Pasar Kliwon dan Pasar Kuripan ini, pihaknya mengimbau untuk selalu mencuci tangan yang telah disediakan di pintu masuk pasar. "Kita juga imbau mereka untuk menghindari keramaian, dan setelahnya agar segera kembali ke rumah," terang Pelda Turmadi. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com