Dua Desa di Gresik Jadi Kampung Tangguh Lawan Covid-19

Home / Berita / Dua Desa di Gresik Jadi Kampung Tangguh Lawan Covid-19
Dua Desa di Gresik Jadi Kampung Tangguh Lawan Covid-19 Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo saat meresmikan kampung tangguh (Foto: Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo for TIMES Indonesia).
Fokus Berita

TIMESGRESIK, GRESIK – Dua desa di Kabupaten Gresik, Jawa Timur menjadi pilot projek kampung tangguh. Kampung tersebut diharapakan bisa mengedukasi warga soal pencegahan melawan virus Corona atau Covid-19.

Di dalam pengurusan kampung tangguh, ada relawan kampung tangguh ini berisi 50 orang di tiap desa dan bisa terus bertambah dengan pembina yaitu Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kades.

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, dua desa yang menjadi kampung tangguh itu berada di Desa Pandanan Kecamatan Duduksampeyan dan Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme.

"Kami melaksanakan instruksi Kapolda Jatim, dengan meresmikan kampung tangguh berdasarkan POP (Problem Oriented Policing)," kata Kusworo melalui keterangan tertulis, Sabtu (23/5/2020).

Alumnus Akpol Tahun 2000 itu menambahkan, tujuan dibentuknya kampung tangguh ini agar masyarakat bisa menyelesaikan masalahnya sendiri dan menjaga secara mandiri oleh masyarakat setempat. 

Dalam kampung tangguh ini, kata Kusworo diharapkan masyarakat mampu saling mengingatkan antara warga terhadap protokol kesehatan, mampu mendeteksi keluar masuk warga asing.

"Kemudian mampu memakamkan secara mandiri korban positif Covid-19 jika petugas medis mengalami kekurangan," imbuhnya.

Kusworo membeberkan selain melawan penyebaran Covid-19, dua kampung tangguh tersebut juga diharapkan bisa mandiri dengan menciptakan ketahanan pangan di tengah pandemi virus Corona. "Mampu menjaga swadaya pangan dengan membangun griya pangan lumbung pangan dan berkomunikasi aktif dengan stekholder terkait," tambahnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com