Akankah Kartika Hidayati Mendapat Rekom PKB Ketiga Kalinya di Pilbup Lamongan?

Home / Berita / Akankah Kartika Hidayati Dapat Rekom PKB Ketiga Kalinya di Pilbup Lamongan?
Akankah Kartika Hidayati Dapat Rekom PKB Ketiga Kalinya di Pilbup Lamongan? Kartika Hidayati, saat memberikan pernyataan kepada awak media, Sabtu (1/8/2020). (FOTO: MFA Rohmatillah/ TIMES Indonesia)

TIMESGRESIK, LAMONGAN – Dalam dua kali kontestasi Pemilihan Bupati Lamongan (Pilbup Lamongan), Kartika Hidayati menjadi satu-satunya sosok yang sukses meluluhkan PKB untuk memberikan rekomendasi.

Pada Pilbup 2010, PKB menurunkan rekomendasinya untuk Kartika yang saat itu berpasangan dengan Suhandoyo, dengan sebutan (SEHATI). Pada Pilbup 2015, rekom PKB kembali jatuh ke tangan Kartika berpasangan dengan Fadeli (FAKTA).

Kini wanita yang menjabat Wabup Lamongan tersebut optimistis bakal kembali mendapatkan rekom dari PKB untuk yang ketiga kalinya. Bahkan dia menyebut bahwa 99 persen rekom PKB akan jatuh ke tangannya.

"Insya Allah, tunggu lah, pokoknya secepatnya. Sudah penandatanganan pakta integritas," kata Kartika, Sabtu (1/8/2020).

Keyakinan Kartika bukan tanpa alasan, karena menurutnya, PKB sebagai partai besar selalu mengutamakan kadernya dalam setiap kontestasi.

"PKB adalah partai yang besar, indikasinya adalah partai pemenang. Sebagai partai besar, maka PKB itu partai yang santun dan punya etika berpolitik, sehingga tetap melihat potensi dari kadernya," tuturnya.

Selain itu, menurut Kartika, pertimbangan lain yang mendasari keputusan PKB adalah potensi sang kader untuk memberikan kemenangan, hal itu dilihat dari hasil survey.

"Yang kedua, PKB tentu tidak main-main kalau memajukan (memberikan rekom) harus punya potensi menang, ukurannya adalah mereka melakukan survey," ucapnya.

Selain memiliki keyakinan kuat bakal mengantongi rekomendasi dsri PKB, Kartika Hidayati yang juga Ketua Muslimat NU Lamongan itu juga optimistis bakal mendapatkan rekom dari PDI Perjuangan untuk maju pada Pilbup Lamongan. "Insya Allah PDI, karena ini adalah koalisi nasional," ujarnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com