Hari Pahlawan, Warga Kampung Nelayan Gresik Gelar Upacara

Home / Berita / Hari Pahlawan, Warga Kampung Nelayan Gresik Gelar Upacara
Hari Pahlawan, Warga Kampung Nelayan Gresik Gelar Upacara Pemuda saat melakukan upacara di hari pahlawan. (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)

TIMESGRESIK, GRESIK – Sejumlah warga di kampung nelayan Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur menggelar upacara bendera, kegiatan yang diinisiasi oleh pemuda karang taruna itu rangkaian peringatan hari Pahlawan 10 November.

Meski digelar secara sederhana di dermaga pelelangan ikan desa setempat, sejumlah elemen masyarakat mulai dari tokoh agama, pemuda dan nelayan turut mengikuti dan menyaksikan upacara bendera tersebut.

Namun, upacara kali ini nampak berbeda dari biasanya karena pimpinan dan pembina upacara berada di atas perahu wisata desa yang didesain mirip 'kapal pesiar'. 

Dari atas perahu tersebut, Wakil Ketua DPRD Gresik dr Asluchul Alif Maslichan yang didapuk menjadi pembina upacara membacakan teks Pancasila dan juga memberikan amanat ke peserta.

Dalam amanantnya, Alif menekankan pentingnya mengenang pahlawan bangsa yang menjadi tonggak sejarah kemerdekaan Indonesia. Ia juga menyampaikan soal peran pemuda masa kini dalam rangka menjadi pahlawan memajukan lingkungan sekitarnya.

"Panas pagi hari ini tak sebanding dengan apa yang sudah dilakukan para pahlawan yang telah gugur di medan perang demi kemerdekaan yang kita rasakan hingga saat ini," katanya, Minggu (10/11/2019).

Alif yang juga Sekretaris Karang Taruna Gresik itu mengungkapkan salah satu alasan memilih mengikuti upacara di kampung nelayan, ia sengaja mengajak seluruh masyarakat dari berbagai elemen untuk mengenang pahlawan di hari ini, utamanya pemuda desa.

"Ya, acara ini kita saya sangat mendukung positif, saya berharap kita semua bisa mengenang pahlawan dan pemuda bisa menjadi pelopor atau pahlawan bagi desanya, kecamatan, kabupatennya hingga bangsanya," ujarnya.

Sementara Kepala Desa Randuboto Andhy Sulandra menambahkan usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi seputar kepemudaan dan kewirausahaan. 

Para peserta banyak yang bertanya tentang peluang kerja dan kiat-kiat sukses menjadi seorang wirausaha. Usai acara itu, para pemuda juga melaksanakan bersih-bersih di bantaran Sungai Bengawan Solo.

“Kegiatan ini kita laksanakan untuk mengenang jasa para Pahlawan kita. Sekaligus kita juga ingin memperkenalkan potensi wisata ‘Kapal Pesiar’ yang kita miliki. Pengunjung bisa menukarkan tiket masuk dengan menggunakan sampah plastik,” ujar Andhi. (*)

 

Pewarta Akmalul Azmi

 

Editor

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com