Majestic Banyuwangi

Ini Oleh-oleh Khas Banyuwangi yang Berkesan Bagi 5 Indera

Home / Gaya Hidup / Ini Oleh-oleh Khas Banyuwangi yang Berkesan Bagi 5 Indera
Ini Oleh-oleh Khas Banyuwangi yang Berkesan Bagi 5 Indera Kanggi dan ragam isinya, berupa batik, kerincing, kopi dan bagiak. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi for TIMES Indonesia)

TIMESGRESIK, BANYUWANGI – Banyuwangi kini memiliki oleh-oleh khas yang dikemas dengan desain dan modifikasi terbaru, bernama Kanggi, singkatan dari 'Keranjang Rasa Banyuwangi'.

Kanggi merupakan produk yang diciptakan kerja bersama 7 usaha kecil Banyuwangi, dan Bekraf melalui program Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara (Ikkon).

Salah satu UMKM tersebut adalah pemilik Batik Godho, Firman Sauqi yang mengaku sangat beruntung terlibat bersama rekan UMKM lain, dimana produk kain batiknya menjadi salah satu isian dalam keranjang Kanggi.

“Teman-teman dari Bekraf ini memberikan wawasan baru hingga membuka pikiran kami untuk mengembangkan produk. Awalnya saya pikir apa yang kami lakukan di Banyuwangi sudah bagus, tapi ternyata begitu banyak aspek yang masih bisa ditingkatkan dari batik kami. Mulai desain motif, pewarnaannya dan ragam produk. Kreasi kami jadi lebih berkembang,” kata Firman, Minggu (19/11/2017).

oleh-oleh-khas-banyuwangi1su25T.jpg

Batik akan memberikan kesan pada pandangan mata, ada kopi yang keharumannya akan terasa di hidung, kerincing sebagai identitas suara Kanggi, dan kue Bagiak yang lezat dicecap lidah.

Terakhir, Kanggi memberikan sensasi rabaan dengan packaging dua bilah keranjang anyaman bambu unik, atas dan bawah.

Bayu W. Pratama yang merupakan pengrajin bambu dengan label Widya Handicraft asal Desa Gintangan, Kecamatan Rogojampi memproduksi wadah keranjang Kanggi, suvenir kerincing dan lengking yang terbuat dari bambu.

“Baik keranjang, keringcing dan lengking semua dihasilkan dari hasil diskusi saya dengan IKKON. Kami aktif membicarakan produk apa yang bisa mencitrakan Banyuwangi. Akhirnya muncul ide kerincing, kalung kerbau yang ikonik tradisi Kebo-keboan," kata Bayu.

oleh-oleh-khas-banyuwangi20OqMn.jpg

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan senang sekali adanya kolaborasi pusat dengan daerah untuk memajukan UMKM lokal.

Bahkan dalam kunjungannya ke Kantor Go-Jek dan ke daerah-daerah lain di Banyuwangi, dia membawa Kanggi dan memperkenalkannya pada pejabat dan tokoh-tokoh yang ditemuinya.

"Kunci hidup ini ya kolaborasi. Kalau kolaborasi, kita bisa maju lebih cepat. Pemerintah daerah pun harus lebih kolaboratif dengan mengajak semua pihak berkembang bersama,” kata Anas. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com