Kabupaten Malang Emas

Sambut Mensos, Grup Bodronoyo Siapkan 38 Macam Jamu

Home / Berita / Sambut Mensos, Grup Bodronoyo Siapkan 38 Macam Jamu
Sambut Mensos, Grup Bodronoyo Siapkan 38 Macam Jamu Menteri Sosial RI, Kofifah Indar Parawansa disambut grup drum-band lansia ketika di Pendopo Kabupaten Malang. (FOTO: Widodo irianto/TIMES indonesia)

TIMESGRESIK, MALANG – Di antara kesibukan acara Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai Program Keluarga Harapan di Pendopo Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (20/11/2017) ada sekelompok pemusik yang menarik perhatian. 

Grup drum-band Bodronoyo dari Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang ini menjadi perhatian karena anggotanya terdiri dari para lansia yang usianya antara 45 tahun hingga 75 tahun.

Grup ini memang sengaja diundang untuk tampil dalam acara penjemputan kehadiran Menteri Sosial, Kofifah Indar Parawansa di Pendopo Kabupaten Malang. 

Berdiri sejak empat tahun lalu, grup ini ternyata sudah melanglang buana kemana-mana walau anggotanya terdiri dari para kakek-kakek dan nenek-nenek. 

Suryo yang akrab dipanggil Djuhari anggota grup itu mengatakan walaupun mereka sudah tua namun mereka tetap energik.

Drumband2oymn.jpg

"Tentu kami juga memperhatikan kesehatan mereka agar tidak gampang drop "kata Suryo kepada TIMES Indonesia beberapa saat sebelum Mensos datang. 

Mereka sudah sering tampil ke beberapa daerah di Jawa Timur, seperti Blitar, Kediri, Pasuruan dan tentunya ke wilayah Kabupaten Malang sendiri. 

Sepintas memang tidak ada yang sangat istimewa.Namun sebenarnya inilah sosok tua yang patut dihargai karena semangatnya mengambil bagian dalam keragaman kesenian di Kabupaten Malang.

Untuk menjaga vitalitas mereka,pengurus secara rutin memberi ramuan jamu seminggu sekali. Ramuan itu terdiri dari empon-empon, daun doro putih,  tapak liman dan sebagainya.

"Ada 38 macam jamu yang diberikan. Karena sudah lansia maka jamunya tentu disesuaikan.Supaya tidak gampang linu-linu.Itu kan penyakit orang tua," ujar Suryo sembari tertawa. 

Selain itu, mereka juga diajari tentang kedigdayaan tubuh. Namun ilmu ini tidak diajarkan kepada seluruh anghota, hanya kepada beberapa anggota saja," tambahnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com