Mahasiswa Asing Program UM ICamp Diajari Membatik di Desa Wisata Budaya Peniwen

Home / Wisata / Mahasiswa Asing Program UM ICamp Diajari Membatik di Desa Wisata Budaya Peniwen
Mahasiswa Asing Program UM ICamp Diajari Membatik di Desa Wisata Budaya Peniwen Mahasiswa asing program UM ICamp saat belajar membatik celup di desa Peniwen (foto: Binar Gumilang/TIMES Indonesia)

TIMESGRESIK, MALANG – Setelah menikmati keindahan bahari di Pantai Wedi Awu pada hari Senin (19/8/2019) kemarin, puluhan mahasiswa asing program UM ICamp belajar budaya di Desa Wisata Budaya Peniwen, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Selasa (20/8/2019) sore.

Sebagai awal kegiatan, mereka belajar budaya membatik di Desa Peniwen hingga Rabu (21/8/2019).

"Kegiatan lainnya yang akan dijalani mahasiswa asing yakni belajar menari Nusantara, mengunjungi pasar Sorbon dan diajak untuk mengikuti lomba permainan tradisional khas 17 Agustusan," ujar tim pelaksana staf Kantor HI UM Goria Hardiningsih kepada TIMES Indonesia.

Lebih lanjut dia menjelaskan, kegiatan ini rutin diadakan tiap tahun. "Kami sudah tiga tahun ini bersama Disparbud Kabupaten Malang menyelenggarakan UM Icamp," ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, fokus dari kegiatan ini adalah mahasiswa asing diajak untuk mengenal bahasa serta budaya Indonesia.

"Fokus dari program ini memang belajar mengenai bahasa serta budaya Indonesia. Sehingga, diharapkan mereka tahu, mengenal dan bisa dalam mengimplementasikan bahasa serta budaya Indonesia," bebernya gamblang.

Sedangkan pelaksana program UM ICamp bersama Disparbud Kabupaten Malang ini kaya dia, sudah terselenggara sesuai ekspektasi.

"Ada 900 mahasiswa asing pemohon untuk mengikuti program UM ICamp ini. Namun kami batasi hanya 60 mahasiswa saja berasal dari 38 negara, yang berhak mengikutinya," ungkapnya.

Masih kata Goria, mahasiswa asing yang mengikuti program ini dari program strata 1, strata 2 hingga strata 3. "Mereka baru pertama kali mengunjungi Kabupaten Malang," imbuhnya.

Dia menambahkan, program UM ICamp yang diselenggarakan di Desa Wisata Budaya Peniwen ini akan terus dilakukan rutin tiap tahunnya bersama Disparbud Kabupaten Malang. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com